Skip to main content

Perusahaan Lokal Bojonegoro Prioritas Proyek Migas ?

Bojonegoro, Kantor Berita .NET-Perusahaan lokal dan tenaga kerja lokal bojonegoro menjadi bahasan utama dalam rapat DPRD Bojonegoro hari ini Selasa (24/01/2012). Sebagian besar peserta sidang di ruang pari purna siang tadi berharap agar stage holder Migas (pelaksana eksploitasi minyak-red) menggunakan perusahaan dan tenaga kerja lokal bojonegoro untuk pekerjaan yang mampu ditangani perusahaan lokal. Dalam rapat ini, Agus Susanto Rismanto Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro menyayangkan minimnya tenaga kerja lokal yang bekerja di proyek minyak blok cepu.

“ Saya menyayangkan tenaga kerja di proyek minyak blok cepu ini minim orang lokal karena semua onner sudah membawa orangnya dari Jakarta. Dengan ini saya melarang Sekda mengeluarkan IMB jika perjanjian tenaga kerga lokal tidak jelas.” Tegas Agus.

Ia menambahkan bahwa regulasi yang dibuat Pemerintah Bojonegoro harus dilaksanakan bagi setiap tamu yang datang dalam hal ini perusahaan eksploitasi minyak. Tidak boleh ada ekseption (pengecualian-red). Sehingga nantinya kita tidak menjadikan rakyat sebagai korban.

Menanggapi hal itu, Sekda Bojonegoro juga senada. Ia berjanji akan tetap melaksanakan tugas sesuai aturan yang telah disepakati pemerintah. Sekda juga menekankan agar tenaga kerja security dari bojonegoro sebanyak 128 orang nantinya diberdayakan oleh MCL. Tenaga kerja ini mengikuti pelatihan security dengan biaya APBD.

Bagaimana tanggapan MCL dan BP Migas ? Menaggapi isu perusahaan lokal, MCL akan mengkoordinasikan dengan BUMD. BUMD-lah yang nantinya mengatur pembagian pekerjaan untuk perusahaan dan tenaga kerja lokal tersebut. (DIN-KBN)